MOCHILL - CHILL WITH MORE AVAIL

 PUFFY CHEEKS MOCHILL


Pecinta budaya Jepang pasti gak asing lagi dengan mochi. Kalau Korea Selatan punya tteokpokki, maka Jepang punya mochi. Pada dasarnya mochi adalah kue beras yang terbuat dari mochigomekhas. Teksturnya kenyal, lembut, dan empuk.

Buat yang belum tahu, mochigome adalah salah satu jenis beras Jepang yang biasanya digunakan untuk membuat mochi. Seiring perkembangan teknologi, banyak mochi diproduksi di pabrik menggunakan mesin. Sebagian orang Jepang masih mempertahankan cara tradisional. 

MOCHI TUH APASIH ???


Moci (Jepang: 餅;Hanzi: (麻糬)) adalah kue Jepang yang terbuat dari beras ketan, ditumbuk sehingga lembut dan lengket, kemudian dibentuk menjadi bulat. Di Jepang, kue ini sering dibuat dan dimakan pada saat perayaan tradisional mochitsuki atau perayaan tahun baru Jepang. Kue ini dijual dan dapat diperoleh dengan mudah di toko-toko kue. Mochi memiliki rasa yang khas, yaitu lembut saat pertama kali dimakan dan lama kelamaan menjadi lengket.

MOCHI TUH DARIMANASIH ???



Sebelumnya, kue Mochi ini juga mempunyai sejarah mengenai namanya dan alasan menjadi tradisi di Jepang tiap tahun baru. Nama ‘Mochi’ ini berasal dari berbagai kata, salah satunya adalah kata kerja ‘Motsu’ yang berarti ‘untuk menahan atau memiliki’, yang bermaksud bahwa Mochi berupa pemberian dari para dewa. Ada juga‘Mochizuki’ yang berarti ‘bulan purnama’ dan ‘Muchimi’ yang berarti ‘lengket’.

Sejarah mengenai tradisi Mochi  ini berawal dari pada zaman dahulu, Mochi sering dimakan oleh para petani Jepang pada saat musim dingin untuk meningkatkan stamina mereka. Selain para petani, Mochi juga sering dimakan oleh para samurai.  Kue ini memberikan semangat kepada samurai karena sangat mudah disiapkan dan mudah dibawa kemana-mana. Suara tumbukan pada saat pembuatan Mochi juga dikatakan para samurai hendak maju ke medan perang.

Namun karena para samurai dan hal-hal lainnya dari zaman dahulu yang sekarang sudah tidak ada, maka diambil waktu yang tepat untuk memakan Mochi. Dan sejak itu ditentukanlah pada tanggal 1 Januari.

Begitulah sejarah Mochi, kue khas Jepang ini. Bagaimana teman-teman? Apakah kalian lebih tertarik untuk makan Mochi sekarang?

FAKTA - FAKTA MENARIK TENTANG KUE MOCHI


Dibalik kenikmatan cita rasanya yang lezat, tersimpan beberapa fakta unik seputar mochi yang jarang diketahui. Berikut ulasan faktanya, simak yuk!
1. Dipercaya sebagai Makanan dari Tuhan
Kue beras dari Jepang ini berasal dari kata “motsu” yang berarti “untuk menahan atau memiliki”. Dalam arti kata lain, mochi merupakan makanan yang diberikan oleh Tuhan. Maka, kue mochi sering dijadikan kue yang sangat sarat akan perayaan penting di Jepang seperti tahun baru.
2. Mochi, Makanan para Petani
Pada zaman dahulu, mochi sering dikonsumsi oleh petani Jepang. Mereka mengkonsumsi saat musim dingin tiba, karena dipercaya dapat memberikan stamina tambahan untuk aktivitas mereka yang berat. Selain petani, para samurai Jepang juga sering membekali diri dengan mochi untuk makanan di medan perang karena praktis.
3. Tradisi Mochitsuki
Tradisi dari Jepang ini biasa diselenggarakan saat 29 Desember yang bertujuan sebagai perayaan tahun baru. Di saat itulah, mochi menjadi makanan yang wajib ada saat perayaan. Namun, tak hanya saat malam tahun baru saja, tradisi ini juga sering diadakan saat waktu tertentu saat festival di Jepang. Sehari sebelum perayaan, penduduk asli Jepang akan mengukus nasi selama 1 malam, lalu diletakkan di wadah tradisional dari kayu atau batu lalu ditumbuh dengan kayu bersamaan.
4. Teknik Pengolahan Mochi
Beras yang sudah dimasak dengan bahan lainnya, lalu diletakkan di wadah batu yang bernama usu lalu ditumbuk hingga teksturnya halus dan lengket. Teknik tradisional Jepang ini masih sering ditemukan di restoran Jepang dan mampu menarik minat pengunjung.
5. Penyajian Kue Mochi
Mochi yang kita kenal adalah kue bulat kenyal yang diisi kacang. Namun di Jepang ada berbagai macam penyajian kue mochi, seperti dengan kecap asin Jepang, gula dan ditaburi bubuk kacang kedelai (kinako). Tak hanya sebagai sajian manis, kue mochi juga disajikan menjadi campuran sup hangat di Jepang.

KAPAN YA ENAKANYA MAKAN MOCHI ???


Tahukah kamu bahwa mochi pada umumnya menjadi panganan wajib bagi para warga lokal di Jepang selama musim dingin tiba. Hal ini ternyata karena kandungan dari mochi yang terdapat cukup banyak kalori dengan bebas gluten dan kolesterol.
Hal ini tentu akan memberikan stamina lebih bagi para warga lokal di musim dingin. Namun, saking populernya makanan ini, tentu para wisatawan asing tetap bisa menikmatinya kapanpun kok.
Nah, untuk mencicipi kue mochi Jepang, tak perlu jauh-jauh ke negeri sakura, karena ada Puffy Cheeks Mochill yang hadir dengan aneka rasa mochi. 


Karena penjualan produk mochi masih tergolong sedikit didaerah tempat tinggal saya sehingga membuat saya mengkreasikan PUFFY CHEEKS MOCHILL.

PUFFY CHEEKS MOCHILL merupakan produk mochi yang dihadirkan untuk memanjakan konsumen pecinta kue mochi zaman now terutama anak - anak STM nih. Nama PUFFY CHEEKS MOCHILL sendiri merupakan kata yang berarti pipi bengkak seperti bentuk dari mochi itu sendiri. Sedangkan MOCHILL yaitu kreativitas dari kata “Mo Chill” yang berarti ingin santai. Berbeda dengan kue mochi pada umumnya, PUFFY CHEEKS MOCHILL tersedia berbagai macam rasa untuk memberikan nilai estetika dan fungsional menggantikan rasa mochi pada umumnya.

VARIAN RASA MOCHILL


1. Rasa Coklat + Kacang

2. Rasa Blueberry + Kacang

3. Rasa Strawberry + Kacang



Puffy Cheeks Mochill hadir dengan harga Rp 5.000/2 pcs, cocok banget kan buat kakak - kakak hits zaman now yang gampang bosen atau gak bisa makan banyak nih. 
Mochill ini dibuat dengan tepung beras seperti mochi pada umumnya. Gak lupa juga kan sejuta manfaat dari tepung beras ini. Jadi ayo pesan dan keep sekarang!!!
Untuk cara ordernya cukup pesan ke nomor WhatsApp yang sudah tertera dalam poster. Dan untuk pengirimannya chill aja kak karena kita yang bakal anter nih. Gimana? Enak banget kan. "Pokoknya kalo mau chill jangan lupa sambil makan mochill"




Komentar